Thursday, January 20, 2011

Sukses UAS milik kita Bersama


“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” ( Q.S. Al- mujaadilah: 11)
UAS hampir menjelang, Laporan praktikum dan tugas masih menumpuk di tambah dateline-nya bareng sama ujian (Wahh rasanya pengin menghilang aja dari dunia). Tapi sabar Saudaraku karena dalam Al-Qur’an Allah SWT bersabda : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, “kami telah beriman,”sedangkan mereka tidak di uji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut : 2-3) hmmmmf kalau kita memaknai apa yang Allah SWT tuliskan salah satu dalam surat cinta-Nya ini maka UAS merupakan salah satu bentuk ujian dari Allah untuk mengetahui tingkat keimanan kita dan seberapa efektif kita menjalankan amanah orang tua yaitu manah untuk kuliah.
Ujian akan menaikkan grade kita, tentunya kita masih ingat, ketika kita masih SD kelas 1 dulu, saat kita akan naik ke kelas 2 maka kita akan melalui tangga yang bernama Ujian kenaikan kelas, dan hal ini berlangsung sampai detik ini (selama kita masih hidup didunia) ujian tidak pernah lepas dari kehidupan kita, kalau gak ada ujian kapan kita akan naik kelas (formal/ nonformal)??. Kita tak akan bisa menghindar dari ujian, karena ujian adalah suatu keniscayaan dalam kehidupan manusia. Yang harus kita lakukan adalah menghadapinya dengan persiapan-persiapan yang matang agar kita bisa naik ke grade selanjutnya.
UAS yang akan segera kita hadapi, harus kita persiapkan dengan mengatur strategi jitu dan melengkapi amunisi-amunisi yang akan kita gunakan untuk menghadapinya, agar dalam pertempuran UAS nanti kita telah siap untuk mengangkat senjata(pena kita). Strategi jitu yang perlu kita persiapkan untuk menghadapi UAS tanggal 24 Januari – 5 Februari 2011 besuk antara lain:
1.      Menetapkan target IP semester ini!
Ibarat mau melakukan sebuah perjalanan kita harus tau rute dan tujuan utamanya, kalau nggak kita bakalan muter-muter gak jelas. Begitupun dengan UAS kali ini. Kita-kita harus punya target nyata berapa IP yang di harapkan. Kalau gak…. dapat IP NaSaKom(Nasib Satu Koma) pun mungkin akan kita hadapi dengan santai2 aja (na’udzubillah). Kita harus punya target IP setinggi mungkin 4,00 boleh banget, karena dari target yang telah kita tentukan maka mindset kita sudah terprogram untuk mendapatkan IP yang tersebut. So tunggu apa lagi segera tentukan IP yang akan kita raih!
2.      Lengkapi Materi dan Amunisi untuk menghadapi ujian
Persiapkan materi-materi kuliah yang akan kita gunakan untuk menghadapi ujian maksimal H-2, jangan sampai 1 jam menjelang ujian kita baru mempersipkan materi. Mempersiapkan materi menjelang ujian juga kan membantu kita dalam mengkondisikan psikologis kita, insyaallah kita kan lebih tenang dan mulai mempersiapkan diri dengan mempelajarinya.
Yang tidak kalah pentingnya amunisi-amunisi ujian harus sudah kita persiapkan, Alat Tulis ; Pena à jangan cuma 1, tipe-X, penggaris, kalkulator, pensil, peghapus, dan kartu Ujian. Jangan mengandalkan teman jika kita mampu untuk mempersiapkan amunisi-amunisi tersebut.
3.      Persiapan fisik dan mental
Fisik yang malas menyebabkan otak menjadi malas. Mental yang tertekan akan meMENTALkan semua materi yang telah kita pelajari. Solusinya ayo kita mulai kembali melakukan kegiatan olahraga minimal 15 menit setiap hari, selain sehat untuk tubuh (lebih baik lagi sehabis bangun tidur), tenyata juga bisa meningkatkan kinerja otak untuk menyerap informasi.
Untuk persiapan mental, ada beberapa tips yang insyaallah sangat bermanfaat yaitu ; membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari minimal 1 lembar. Hasil penelitian Universitas Al-Azhar, Kairo membuktikan bahwa membaca Al-Qur’an dapat meningkatkan kinerja otak dan mempertajam ingatan sampai 80%, karena saat membaca Al-Qur’an ada 3 kegiatan yang sangat baik untuk otak kita yaitu melihat, membaca dan mendengar, dan waktu terbaik membacanya adalah ketika selesai shalat subuh dan maghrib, karena pada saat itu otak dalam keadaan refresh. Hal ini juga dapat membuat hati kita tenang. Dan ketika hati kita tenang maka pikiran kita akan mudah untuk di kondisikan.
Tak lupa saat ujian faktor makanan juga penting untuk kita perhatikan, selama ujian manjakan tubuh dengan makanan sehat, perbanyak makan sayur dan buah-buahan segar. Jauhi makanan instant (kebiasaan anak kost) dan berkarbohidrat tinggi karena akan mudah membuat tubuh mengantuk. Kalau sudah mengantuk kebiasaan yang muncul adalah malas belajar. So Jangan sampai hal itu terjadi pada kita.
4.      Minta restu Orang tua
Ridha Allah beserta ridha orang tua. So, jangan lupa segera minta restu ke abi- ummi, ramane-biyunge, bapak-ibu’. Beri tahu mereka kalau kita akan menghadapi ujian dan mintalah do’a dari mereka agar kita mendapat hasil terbaik versi Allah. Kalau bisa pulang, sempatkanlah, kalo jauh? bisa kita siasati dengan menghubungi mereka lewat telepon.
5.      Buat jadwal belajar dan Mengerjakan Tugas
Kita harus memanajemen waktu kita dengan baik, jangan sampai saat ujian kita masih terlalu sibuk diorganisasi. Meskipun mengurusi organisasi adalah suatu kewajiban kita(bagi pengurus organisasi), tetapi saat ujian berlangsung jangan sampai waktu kita habis untuk rapat, dan terfokus untuk kegiatan organisasi yang lain, meskipun bermanfaat alangkah baiknya saat ujian tiba kegiatan organisasi kita rem sebentar. Karena sebagai seorang aktivis jangan sampai IP kita juga tivis (tipis, na’udzubillah).
Waktu-waktu efektif untuk kita belajar adalah setelah shalat maghrib cukup setengah jam, 15 menit sebelum tidur dan sisanya jam 2- 6 pagi. Belajar dalam waktu yang lama (misal 5 jam) tidak terlalu efektif untuk kita, karena waktu eferkit untuk belajar adalah sebentar tapi sering. Ayo segera buat jadwal belajar sekarang juga… biar gak kalah sama yang lain( fastabikhul khairat= berlomba-lomba dalam kebaikan).
6.      Minimalisir faktor X
Saat ujian kita harus meminimalisir gangguan selama ujian. Jangan sibukkan otak kita dengan memikirkan sesuatu yang gak penting untuk kita pikirkan misalnya mikirin shopping, liburan, dll. Kalo menurut kita FB juga bisa mengganggu konsentrasi kita, maka tetapkan dalam hati bahwa kita tidak akan membuka FB selama ujian.
7.      PDKT dengan Ar-Rasyiid sang Maha Pandai
Puncak strategi kita, setelah ikhtiar kita mempersiapkan amunisi-amunisi UAS adalah tawakkal kepada sang Maha Pandai Allah SWT, agar kita diberi kemudahan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari-Nya. Cara PDKT kepada Ar-Rasyiid ini adalah dengan meningkatkan ibadah harian kita (istilah kerennya Amal yaumi). Standar amal yaumi yang perlu kita lakukan setiap harinya adalah:
a.      Shalat wajib berjama’ah
b.      Shalat rowatib ( shalat sesudah atau sebelum shalat wajib)
c.       Shalat dhuha minimal 2 raka’at
d.      Shalat tahajud
e.      Membaca al-Qur’an minimal 1 halaman
f.        Infaq/shadaqoh
g.      Puasa senin-kamis
h.      Silaturahim (main ke rumah teman, sms nasihat, mempraktikan kiat 3 S(senyum, salam, sapa)kepada siapapun)
Insyaallah jika 8 jurus ini di lakukan secara rutin per harinya, maka kita akan dekat dengan AR-Rasyid. Tetapi ingat harus ikhlas dan niatnya harus lurus, bahwa semua yang kita lakukan itu adalah bentuk ibadah kita untuk mencari keridhoan Allah SWT.
Dan terakhir tapi bukan yang akhir rahasia sukses ujian adalah jangan tipu diri kita sendiri dengan tidak jujur dalam ujian. MARI KITA LAKSANAKAN UJIAN DENGAN JUJUR DAN BELAJAR OPTIMAL. Selamat mencoba tips and trik ini.
Segenap Keluarga Besar KAMMI KAD(Komisariat Ahmad Dahlan) mengucapkan SELAMAT MENEMPUH UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2011 Semoga Allah memudahkan segala usaha kita dan merahmati segala hasil kerja keras kita. Amiin
By : Vika P_HUMAS KAMMI KAD
Tulisan juga bisa dilihat di http://catatan-akhwat.blogspot.com/



continue reading

Saturday, January 1, 2011

Training Jurnalistik

Bismillahirahminarrahim
Assalamu'alaikum Wr. Wb

Masihkah kita "bergenit-genit" menulis hanya sekedar untuk mendapatkan "tepuk tangan"?, saatnya menulis unutuk PERUBAHAN.

Ikutilah Training Jurnalistik dengan tema "Saatnya Menulis Untuk Perubahan"!

Pembicara : 1. Edo Segara (Penulis - HuMas KAMMI Pusat).
                    2. Yusuf Maulana (Chief editor Pro-U Media dan Esais)

Fasilitas : Ilmu, teman :), makan/minum, sertifikat dan blocknote.

Kontribusi : Rp. 15.000.-

Waktu : Ahad 16-januari-2011, jam 07.30 s/d selsai.

Tempat : Masjid Ta'awanul Muslimin

Pendaftaran : silihkan isi kolom komentar (Nama lengkap, jurusan, universitas)

                                                               By Humas KAMMI KAD

Wassalamu'alaikum Wr Wb

continue reading

Friday, August 20, 2010

Lomba Karya Ilmiah "PENGEMBANGAN PENDIDIKAN PESANTREN"


Latar Belakang
Dalam sejarah peradaban manusia, Islam
pernah tampil menjadi sebuah peradaban,
seiring dengan proses penyebaran Islam ke
berbagai belahan dunia. Khusus di Indonesia,
Islam masuk dan berkembang melalui
budaya damai yang diwakili oleh institusi
sufisme dan pesantren. Sebagai sebuah
tempat penyebaran Islam, pesantren memiliki
tradisi dan potensi nilai-nilai keadaban.
Maka tidak sedikit kalangan pengkaji Islam
Indonesia menyebut pesantren sebagai
kampung peradaban, artefak peradaban
Indonesia, sub-kultur, institusi kultural, dan
lain-lain.
Potensi pesantren sebagai center of civilized
muslim di Indonesia diwujudkan dalam
bentuk khazanah intelektual Islam yang
muncul dan berkembang dari pesantren
berupa tradisi kitab kuning, disamping tradisi
pesantren yang berkembang lainnya seperti
sikap dan prilaku tasammuh, tawazun dan
tawassut.
Interaksi tradisi pesantren dengan tradisi
lainnya memungkinkan muncul suatu
peradaban muslim baru yang lahir dari
Indonesia. Dengan kata lain dapatkah
potensi pesantren didorong menjadi
peradaban muslim di Indonesia? Unsur-unsur
apa saja sehingga pesantren dianggap
sebagai pusat peradaban muslim di
Indonesia di masa depan?. Karena itu,
Puslitbang Pendidikan Agama dan
Keagamaan Badan Litbang dan Diklat
Kementerian Agama Tahun 2010
mengundang para khalayak yang mempunyai
perhatian terhadap pengembangan
pendidikan pesantren di masa depan untuk
menggagas tentang bagaimana pesantren
dapat menjadi pusat peradaban muslim di
Indonesia yang termanifestasikan dalam
bentuk Karya Tulis Ilmiah.
Tujuan
Menggagas pesantren sebagai pusat
peradaban Muslim di Indonesia dalam
bentuk karya tulis ilmiah.
Target Kegiatan
• Terhimpun sejumlah karya tulis ilmiah
tentang gagasan pesantren sebagai pusat
peradaban muslim di Indonesia;
• Terpilihnya 6 (enam) naskah karya tulis
ilmiah terbaik.
Tema
“Menggagas Pesantren Sebagai Pusat
Peradaban Muslim di Indonesia”
Peserta
Peserta adalah masyarakat umum
yang mempunyai perhatian terhadap
pengembangan pendidikan pesantren di
masa depan.

Kriteria Naskah
• Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia, di
ketik pada kertas A4, Spasi 1,5 cm,
margin 3 cm (atas dan kiri) dan 2,5 cm
(kanan dan bawah), font Times New
Roman, ukuran 12, Naskah di tulis
minimal 20 halaman dan maksimal 50
halaman (tidak termasuk halaman depan,
kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka
dan lampiran);
• Naskah merupakan hasil kajian /
penelitian baik Individual maupun
kelompok ;
• Melampirkan surat pernyataan
(bermaterai Rp 6000) bahwa karya ilmiah
tersebut asli dan belum pernah
diikutsertakan dalam lomba apapun ;
• Naskah yang dikirim hanya 1 (satu) karya
tulis ilmiah/peserta ;
• Sistematika penulisan mengikuti kaidahkaidah
penulisan karya tulis ilmiah,
dengan ketentuan : pendahuluan 20 %,
pembahasan/Isi 60 % dan penutup
(kesimpulan dan saran) 20 %.
Pengiriman Naskah
• Naskah dikirim sebanyak 2 (dua)
eksemplar disertai CD (soft copy) ;
• Naskah dikirim ke alamat : Panitia Lomba
KTI Pengembangan Pendidikan Pesantren
Gedung Bayt al-Qur’an – Museum Istiqlal
Jl. Pintu I Komplek Taman Mini Indonesia
Indah Jakarta Timur 13560 ;
• Pengiriman naskah disertai dengan
fotocopy identitas diri (KTP/SIM dan
biodata singkat; nama, lamat lengkap, no.
Tlp./HP, e-mail) dan surat pernyataan
keaslian naskah ;
• Naskah diterima Panitia selambatlambatnya
tanggal 31 Agustus 2010 (cap
pos) ;
• Naskah yang sudah masuk tidak dapat
dikembalikan dan menjadi hak Panitia.
Penetapan Pemenang
• Nominator pemenang akan diumumkan
pada minggu keempat bulan September
2010 melalui website Balitbang dan Diklat
www.balitbangdiklat.depag.go.id ;
• Nominator pemenang akan dihubungi
panitia lomba melalui telepon dan surat
untuk menghadiri presentasi dan upacara
penyerahan hadiah pemenang pada
minggu kedua Oktober 2010 ;
• Jumlah pemenang sebanyak 6 (enam)
naskah, yaitu pemenang juara I, juara II,
juara III, harapan I, harapan II, dan
harapan III ;
• Pemenang ditetapkan oleh tim penilai
melalui dua tahapan : pertama penilaian
naskah dan kedua penilaian peresentasi ;
• Keputusan tim penilai tidak dapat
diganggu gugat ;
Penghargaan Pemenang
• Pemenang lomba akan mendapatkan
penghargaan /hadiah berupa Trophy,
piagam penghargaan dan uang tunai
masing-masing besarnya sebagai
berikut)* :
1. Juara I Rp 15.000.000,00
2. Juara II Rp 12.500.000,00
3. Juara III Rp 10.000.000,00
4. Harapan I Rp 8.000.000,00
5. Harapan II Rp 6.000.000,00
6. Harapan III Rp 4.000.000,00
Catatan :
* Pajak hadiah ditanggung pemenang
**Info lebih lanjut dapat menghubungi:
Sdr.Ta’rief (081319660744)/
Husen(081319157303)

continue reading