Monday, June 13, 2011

Galeri KAMMI KAD

Bismillah.....
Salam'alikum Wr.Wb
Semua kader KAMMI KAD bisa mengirimkan photo-photo atau vidio untuk di postingkan di blog ini, dengan cara :
   1. Kirimkan link photo atau vidio ke email : humaskammikad@gmail.com
   2. Kirimkan photo atau vidio ke email : humaskammikad@gmail.com
   3. Berikan Softcopy kepada salah satu anggota Laskar Pena

Kami harapkan partisipasinya dalam mengisi galeri ini.
Jazakallahu khoiron katsiron...



Logo




Photobucket

Photobucket

Photobucket



DM1 Wonosari





Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket



Kurban
Laskar Pena

continue reading

Monday, May 16, 2011

Meneropong Eksistensi KAMMI KAD (Komisariat Ahmad Dahlan) KEDEPAN

By : Vika Pravesti*

Suasana KAMMI KAD beberapa bulan terakhir terlihat tenang. Pelaksanaan Musykom yang tertunda 2 x seolah-olah menambah ‘ketenangan’ aktivitas komsat, penundaan musykom ini terjadi karena pertama kurang matangnya persiapan Musykom sehingga rencana Musykom KAMMI KAD yang akan dilangsungkan tanggal 15-17 April diundur menjadi tanggal 12-13 Mei. Namun, kegiatan DM3 yang dilaksanakan KAMMI Wilayah DIY pada tanggal 14-20 Mei ini melibatkan beberapa pengurus KAMMI KAD sebagai panitia, otomatis mereka akan disibukkan dengan kegiatan DM-3, maka agenda Musykom kembali diundur menjadi tanggal 26-29 Mei mendatang.

Akan tetapi semua suasana diatas tidaklah mencerminkan kondisi internal KAMMI KAD. PH terutama Ketua Komsat KAMMI KAD Akh Taufik Septianto, pastinya sibuk mencari-cari calon penerus tongkat estafet kepemimpin yang selama ini dibawanya, terlebih banyak kader yang mempertanyakan siapa calon ketua KAMMI KAD yang akan diusung? memang kelihatannya komsat KAD terlihat ayem tentrem (damai) saja tapi sebenarnya tidak.

Menganalisis bakal calon ketua KAMMI KAD yang akan diusung mendatang berdasarkan data kader keseluruhan, saat ini KAMMI KAD memiliki 15 orang AB2, yang terdiri dari 11 akhwat dan 4 orang ikhwan, dari data tersebut akan di usung 10 bakal calon Ketua KAMMI KAD dari kader AB2 yaitu Budiharto, Agung Dwi Prasetya, Muhammad Nur Wahyu, Vika Pravesti, Tities Sumunarying Tyas, Rizky Amanah, Kurnia Nur‘a`ini, Julia, Herlin P. dan Yunis Arifah.

Ke-10 nama-nama yang disebutkan diatas, merupakan nama-nama bakal calon ketua yang direkomendasikan oleh PH/ BPH pada syuro’ tanggal 02 April 2011 berdasarkan pada konstitusi KAMMI bahwa ketua komisariat berstatuskan AB2. Namun melihat pada pertimbangan lain dan melihat sepak terjang beberapa kader AB1 KAMMI KAD yang sudah terbukti kinerja-nya selama dikomisariat, maka tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan kandidat AB1 yang akan masuk kedalam bursa calon Ketua KAMMI KAD. Diantaranya adalah Akh Dwi Wahyu Kurniawan dan Akh Asmika Rahman, kader AB1 KAMMI KAD yang memiliki kinerja yang cukup luar biasa dan sudah terbukti sepak terjangnya di kepengurusan KAMMI KAD periode 2010/2011. Tentu saja hal ini bukanlah penilaian sepihak dari penulis saja, melainkan telah dilakukan diskusi dengan berberapa pengurus dan beberapa kalangan yang terkait.

Ini adalah sekelumit gambaran jelang Musyawarah Komisariat KAMMI KAD yang akan dilaksanakan tanggal 27-29 Mei mendatang *Insyaallah. Oleh karena itu jika dihitung rentang waktu sekarang dengan hari-H Musykom nanti maka Panitia Musykom masih memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan secara matang hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan Musykom nanti.

Sangat besar harapan dari 12 nama yang telah di sebutkan diatas untuk segera merancang visi dan misi kedepan demi membangun KAMMI KAD lebih baik lagi, dan nantinya para bakal calon ini akan segera diseleksi lebih spesifik lagi sehingga akan diperoleh calon ketua KAMMI KAD yang sesungguhnya.

Kedepan KAMMI KAD, membutuhkan sosok pemimpin yang visioner, memiliki semangat perubahan untuk menjadikan KAMMI KAD lebih baik, memiliki kemampuan intrapersonal untuk membina hubungan dengan dunia eksternal, responsible terhadap teamnya, dan yang sangat terpenting adalah ibadah yaumiyahnya. Karena kualitas seorang pemimpin itu dinilai bagaimana kedekatan hubungannya dengan Allah, bukan hanya pada manusia.
Beberapa kriteria diatas sangat diharapkan terdapat pada sosok pemimpin KAMMI KAD kedepan, walaupun kemungkinan besar hal-hal diatas belum sepenuhnya terpenuhi, tetapi minimal sosok pemimpin KAMMI KAD kedepan berkomitmen untuk tetap berusaha menjadi pemimpin yang mampu membawa KAMMI KAD lebih produktif, efektif, dan continue dalam menjalankan agenda-agendanya sesuai dengan Manhaj. Wallahu’alam

Di tiap zaman selalu ada pejuang penyeru kebenaran yang kelelahan. Jika mereka lelah karena mengusung kebenaran, maka Allah SWT akan menguatkannya kembali. Tapi jika mereka lelah karena tergoda dunia, maka akan ada banyak pejuang yang rela menggantikannya dengan ikhlas. Karena jalan ini tak pernah kehabisan pejuang. Kereta dakwah akan... terus melaju.
Lalu adakah kita di dalamnya?

Mari kita sambut MUSYAWARAH KOMISARIAT AHMAD DAHLAN dengan senyum cemerlang dan Ide-ide gemilang untuk mewujudkan sebuah perubahan yang LEBIH BAIK!
SALAM MUSLIM NEGARAWAN !!!
Dari KAMMI KAD untuk Yogyakarta dan Indonesia.

* Penulis adalah Ketua Dept.HUMAS KAMMI_KAD (Komisariat Ahmad Dahlan) Yogyakarta, yang masih berstatus sebagai mahasiswa Pendidikan Matematika, Universitas Ahmad Dahlan’08

continue reading

Sunday, April 3, 2011

Menggagas Kepemimpinan Kampus .


Ahad, 3 April 2011 pagi, kembali diajak teman-teman KAMMI Komisariat Ahmad Dahlan untuk berdikusi tentang kepemimpinan kampus. Sebuah waktu yang tepat dan tema yang cukup sexy menurutku. Pertama karena memang masa-masa transisi kepemimpinan mahasiswa di kampus UAD. Kedua karena juga akan segera diadakan transisi kepemimpinan di internal KAMMI Komisariat Ahmad Dahlan sendiri. Selain itu juga bertepatan dengan masa transisi kepemimpinan KAMMI Pusat (pasca muktamar) serta juga bertepatan dengan masa transisi kepemimpinan Rektor UAD, tapi itu tak perlu dibahas, teman-teman sudah tau semua alasannya.



Apa yang kita bahas hanya seputar kepemimpan mahasiswa di tingkat kampus saja. Dimulai dengan evaluasi perjuangan KAMMI KAD di kampus dari tahun ke tahun. Dan ternyata teman-teman KAMMI baru sadar bahwa selama ini KAMMI KAD belum menyentuh inti dari soul perjuangan itu sendiri. Tapi bukan berarti jalan di tempat, walaupun memang program-program strategisnya merupakan pengulangan-pengulangan dari periode sebelumnya tetapi minimal KAMMI KAD masih mampu menyelamatkan estafet kepemimpinannya.



Dari tahun ke tahun Grand Design KAMMI KAD tak jauh-jauh dari profesionalisme kerja dan pengokohan internal. Sebuah grand design yang sebenarnya menurutku itu sudah lewat bagi KAMMI. Bagi ku KAMMI KAD sudah cukup professional dalam kerja karena sejak dulu administrasinya selalu baik, tidak ada over lapping antar fungsionaris, dan juga tidak membuat ribut dengan gerakan lain. Terkait masalah kekokohan internal sudah teruji. Seberapa pun besar perbedaan pendapat maupun pandangan antar kader, tetap saja kita bisa bersatu dan perbedaan itu bisa kita olah menjadi gudeg yang enak.



Memang selama ini goal setting dari KAMMI KAD adalah menempatkan kadernya pada setiap posisi strategis dikampus. Sehingga ketika sudah mampu memenangkan kader dalam pemilwa fakultas maupun universitas itu sudah dikatakan berhasil dan sukses menguasai kampus. Jadi wajar ketika setelah sekian lama KAMMI KAD berhasil menempatkan kadernya di posisi strategis selama ini tetapi tidak ada perubahan kondisi. Sekali lagi karena targetnya adalah menempatkan kader dalam posisi strategis dalam kepemimpina mahasiswa. Dalam diskusi ini kita mencoba mendekonstruksi grand design itu dan mengkontruksi sebuah grand design yang lebih real dan besar. Artinya kawan-kawan KAMMI KAD harus mampu menjawab pertanyaan ketika KAMMI KAD sudah mampu memenangkan semua kepemimpinan mahasiswa di setiap posisi strategis, trus mau ngapain??? Jawabnya adalah mampu mentranformasikan kondisi sosial intelektual mahasiswa yang awalnya hedonis, konsumtif, value oriented, menjadi pribadi yang kritis, diamis, produktif, sosial, dan knowledge oriented (pokoknya yang kayak di kredo gerakan itu lho). Dengan demikian, memenangkan kepemimpinan kampus bukanlah sebuah akhir cerita atau sebuah tujuan akhir, tetapi adalah awal untuk berkarya.



Sebagai sebuah analogi, ada masyarakat jahiliyah kemudian Rasulullah Muhammad SAW lahir untuk mentranformasikannya menjadi masyarakat madani. Dan salah satu caranya adalah Rasullullah menjadi seorang pemimpin. Jika motivasi kita adalah perbaikan tentunya kita akan menikmati setiap langkah, bukan sebuah beban. Makanya juga perlu ada evaluasi. Apakah kader KAMMI KAD merasa bahwa aktivitas ke-KAMMI-annya merupakan sebuah beban??? Atau sebuah metode untuk mereka menambah ilmu??? Selain itu, jika motivasinya perbaikan dan bukan kekuasaan maka teman-teman KAMMI tidak perlu ambil pusing dengan manuver kawan-kawan IMM, HMI, maupun gerakan yang lain. Karena kebaikan dan perbaikan bisa dilakukan siapa saja kapan saja dimana saja tidak perlu menunggu menjadi penguasa.



Terakhir aku sampaikan bahwa perlu disiapkan Grand Design yang lebih besar dan transformative, parameter pencapaian yang jelas, target yang jelas, dan step by step yang jelas pula. Sayangnya, belum semua kader KAMMI KAD paham dengan KAMMI itu sendiri. Terus berjuang teman..!!!



Apriana Rohman S

Menjelang Asar, 03 April 2011



Available from : http://www.arinstitute.wordpress.com/



continue reading